Pengembangan Masyarakat
Pendampingan kelompok lokal, edukasi lingkungan, dan peluang ekonomi hijau agar restorasi hutan memberi manfaat langsung bagi warga sekitar kawasan.
Pantau jejak karbon dari perjalanan, konsumsi, dan aktivitas harian Anda. Pahami dampak nyata dan ambil langkah konkret menuju gaya hidup rendah karbon.
Buka P-CarbonDirektori proyek hutan pangan, energi, wisata, dan blue carbon yang menghubungkan restorasi dengan manfaat sosial.
Jelajahi ProyekProgram pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan hutan berbasis komunitas untuk kehidupan yang lebih sejahtera dan lingkungan yang lestari.
Lihat ProgramHutan Pertamina adalah program konservasi dan reforestasi berbasis alam (nature-based solution) yang dijalankan oleh Pertamina (melalui Pertamina Foundation dan unit operasinya) untuk mendukung target Net Zero Emission. Inisiatif ini berfokus pada pelestarian keanekaragaman hayati, penanaman jutaan pohon (seperti mangrove), dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.
Pendampingan kelompok lokal, edukasi lingkungan, dan peluang ekonomi hijau agar restorasi hutan memberi manfaat langsung bagi warga sekitar kawasan.
Penanaman, perawatan, monitoring area, dan pemulihan ekosistem menjadi rangkaian kerja yang dapat ditelusuri dari lapangan sampai laporan dampak.
Konservasi habitat, mangrove, pesisir, dan kawasan hutan ditempatkan sebagai fondasi untuk menjaga cadangan karbon dan ruang hidup biodiversitas.
Dari pesisir mangrove hingga hutan terestrial daratan, Pertamina Foundation membangun jaringan restorasi bersama perguruan tinggi, kementerian, dan komunitas lokal.
Pertamina Persero, Pertamina Foundation, dan Universitas Gadjah Mada bersama membangun Embung Watu Macan untuk memperkuat ketahanan air di wilayah KHDTK UGM. Inisiatif ini mendukung ketersediaan air, irigasi pertanian, pemanfaatan lahan, dan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar kawasan.
Nota kesepahaman antara Yayasan Pertamina dan Universitas Gadjah Mada menjadi pijakan awal kerja sama lingkungan, pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di kawasan KHDTK UGM.
Pertamina Foundation dan Fakultas Kehutanan UGM menurunkan kerja sama ke pelaksanaan kegiatan optimalisasi pengelolaan serta pemanfaatan lahan di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus Universitas Gadjah Mada.
Evaluasi kerja sama, addendum, dan pembaruan luaran memperjelas arah program: pengelolaan kawasan, kegiatan lapangan, pemberdayaan masyarakat, dan dukungan terhadap ketahanan air di sekitar KHDTK UGM.
Tahap pembangunan menyiapkan embung sebagai tampungan air dan infrastruktur konservasi untuk mendukung kebutuhan air bersih, irigasi pertanian, serta pemanfaatan lahan di sekitar KHDTK UGM.
Rangkaian workshop, progres pelaksanaan, kunjungan lapangan, dan dokumen peresmian menunjukkan Embung Watu Macan bergerak dari pembangunan menuju manfaat nyata bagi air bersih, irigasi, dan produktivitas masyarakat.
Pembelajaran dari Watu Macan menjadi dasar untuk menginisiasi pembangunan embung baru bersama mitra strategis, terutama di kawasan yang membutuhkan cadangan air, penguatan irigasi, dan dukungan keberlanjutan lanskap.
Peran Pertamina dalam pelestarian lingkungan dapat dibaca sebagai pertemuan antara tanggung jawab sosial, aksi iklim, konservasi kawasan, dan transparansi data. PF Lestari menjadi lapisan digital yang membantu cerita tersebut bergerak dari aktivitas lapangan menuju bukti dampak yang terukur.
Restorasi hutan, mangrove, dan lanskap hijau membantu menjaga cadangan karbon, memperkuat adaptasi iklim, dan mendukung agenda Net Zero Emission.
Konservasi diarahkan untuk menjaga tutupan vegetasi, kualitas habitat, fungsi pesisir, serta daya dukung ekosistem hutan yang sedang dipulihkan.
Program pelestarian bergerak bersama edukasi, kelompok masyarakat, UMKM, dan kegiatan ekonomi lokal agar manfaat lingkungan terasa langsung.
Perlindungan habitat membantu menjaga flora, fauna, dan ekosistem kunci seperti mangrove, pesisir, serta kawasan hutan bernilai ekologis.
Sistem MRV berbasis data lapangan yang menghubungkan tim lapangan, manajemen, dan pemangku kepentingan dalam satu ekosistem digital.
Dari pesisir mangrove hingga hutan pedalaman, kami mencatat setiap pohon yang ditanam dan setiap komunitas yang diberdayakan. Angka-angka ini merupakan komitmen transparan kami dalam menekan emisi karbon dan memulihkan ekosistem Indonesia.
Sejak awal, komitmen kami adalah memastikan setiap aksi pelestarian tercatat dengan transparan. Linimasa ini menggambarkan evolusi program kami, dari inisiasi awal hingga penerapan teknologi modern demi masa depan ekosistem Indonesia.
Mulai merumuskan kebutuhan restorasi, memetakan wilayah kritis, dan mendokumentasikan kegiatan lapangan agar terstruktur.
Menerapkan sistem pencatatan digital berbasis GPS dan foto untuk melacak kesehatan pohon dan aktivitas komunitas secara berkala.
Meluncurkan uji coba pemantauan mangrove di pesisir Bontang untuk menghitung stok penyerapan karbon di area pesisir.
Mengintegrasikan analisis foto udara (drone/LiDAR) dan AI Tree Count untuk menghitung pohon secara akurat di berbagai wilayah.
Memperkuat integrasi data lingkungan di platform PF-Lestari untuk menyajikan laporan dampak yang kredibel dan siap pakai.
Memperluas kemitraan perhutanan sosial, rehabilitasi lahan kritis, dan bersiap menyambut kontribusi karbon individu.
Prestasi ini mengantarkan Inovasi Digital PF Lestari menjadi kandidat resmi pada ajang Annual Pertamina Quality Award (APQA) Tahun 2026.
"Pencapaian Gold Winner ini adalah bukti nyata bahwa inovasi bukan sekadar target, melainkan budaya kerja di Pertamina Foundation."